Kemenangan 2-1 atas Hungaria pada laga uji coba di Wembley memberikan cukup alasan bagi sang pelatih, Fabio Capello, untuk sementara melupakan kegagalan di Piala Dunia 2010.
Capello memasukkan beberapa nama baru dalam skuad The Three Lions, namun dua gol tetap dicetak pemain senior, Steven Gerrard.
Adalah Phil Jagielka, yang lebih dulu membawa Inggris tertinggal setelah niatnya menghalau bola justru membuat si kulit bundar membobol gawangnya sendiri. Meski kemudian tayangan ulang menunjukkan bola belum melewati garis gawang saat Michael Dawson menghalaunya keluar.
Berbicara kepada ITV Sport, Capello mengaku puas dengan permainan Inggris di babak pertama melawan Hungaria, yang bermain rapat.
”Kami ingin semuanya berjalan lancar dan saya senang dengan permainan anak-anak,” ujar Capello. “30 menit pertama kami cukup baik, tetapi 10 menit terakhir kurang begitu baik, tetapi memang tidak mudah mengembangkan permainan karena Hungaria sangat rapat. Susah menemukan ruang kosong tetapi saya senang.”
Kieran Gibbs, Adam Johnson, Theo Walcott, Jack Wilshere dan Bobby Zamora diberi kesempatan tampil, dan Capello juga senang bisa membawa pemain-pemain baru di level internasional.
”Babak kedua kita bisa lihat lebih banyak pemain muda tampil. Permainan mereka cukup bagus dan yang penting adalah, di sini di Wembley, kami menemukan pemain-pemain muda dan baru untuk masa depan,” tambahnya.
Para suporter sebelumnya diperkirakan akan mencemooh skuad Inggris, sebagai ungkapan kekesalan akibat kegagalan mereka di Afrika Selatan. Namun pada akhirnya cemoohan tersebut berakhir bersamaan dengan berakhirnya babak pertama dan saat Wayne Rooney diganti.
Mengenai reaksi fans ini, Capello berujar, “Sangat baik terima kasih. Saya tahu mereka selalu mendukung tim. Saya merasa kami harus mempersembahkan sesuatu untuk fans ini. Mereka luar biasa.
Capello memasukkan beberapa nama baru dalam skuad The Three Lions, namun dua gol tetap dicetak pemain senior, Steven Gerrard.
Adalah Phil Jagielka, yang lebih dulu membawa Inggris tertinggal setelah niatnya menghalau bola justru membuat si kulit bundar membobol gawangnya sendiri. Meski kemudian tayangan ulang menunjukkan bola belum melewati garis gawang saat Michael Dawson menghalaunya keluar.
Berbicara kepada ITV Sport, Capello mengaku puas dengan permainan Inggris di babak pertama melawan Hungaria, yang bermain rapat.
”Kami ingin semuanya berjalan lancar dan saya senang dengan permainan anak-anak,” ujar Capello. “30 menit pertama kami cukup baik, tetapi 10 menit terakhir kurang begitu baik, tetapi memang tidak mudah mengembangkan permainan karena Hungaria sangat rapat. Susah menemukan ruang kosong tetapi saya senang.”
Kieran Gibbs, Adam Johnson, Theo Walcott, Jack Wilshere dan Bobby Zamora diberi kesempatan tampil, dan Capello juga senang bisa membawa pemain-pemain baru di level internasional.
”Babak kedua kita bisa lihat lebih banyak pemain muda tampil. Permainan mereka cukup bagus dan yang penting adalah, di sini di Wembley, kami menemukan pemain-pemain muda dan baru untuk masa depan,” tambahnya.
Para suporter sebelumnya diperkirakan akan mencemooh skuad Inggris, sebagai ungkapan kekesalan akibat kegagalan mereka di Afrika Selatan. Namun pada akhirnya cemoohan tersebut berakhir bersamaan dengan berakhirnya babak pertama dan saat Wayne Rooney diganti.
Mengenai reaksi fans ini, Capello berujar, “Sangat baik terima kasih. Saya tahu mereka selalu mendukung tim. Saya merasa kami harus mempersembahkan sesuatu untuk fans ini. Mereka luar biasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar