Rabu, 01 September 2010

Jadi Begal Motor‎

Kebutuhan jelang Lebaran memang lebih besar. Jika penghasilan dan iman minim, maka tindak kejahatan lah seringkali yang jadi solusi jangka pendek. Ini seperti yang dialami dua kakak beradik asal Gempol, Pasuruan. EKO BAMBANG MULYONO dan DWI WINARTO yang berdomisili di Dusun Jembrung, Gempol, Pasuruan ditangkap polisi setelah melakukan perampasan sepeda motor, Selasa (31/08) kemarin.

Aksi dua bersaudara ini terbilang amatiran, dengan modus yang standar sehingga tingkat keberhasilannya tidak cukup mengesankan. Dari 7 upaya perampasan, baru 3 kali yang berhasil.

Korbannya terakhir, AMIR BUDIANSYAH warga Karangrejo, Gempol, Pasuruan. Saat itu dia mengemudikan sepeda motor Yamaha Jupiter MX W 3862 PF bersama pacarnya menuju Gunung Gangsir. Saat lewat PT Indoka di Kejapanan, Gempol, tiba-tiba mereka disalip oleh dua bersaudara EKO dan DWI.

Sambil menghunus pisau, EKO mengancam AMIR agar menyerahkan sepeda motornya. Tanpa perlawanan berarti dari korban, sepeda motor berhasil berpindah tangan.

Oleh dua pelaku, sepeda motor ini kemudian dijual ke Pasuruan. Apesnya, dia menjual sepeda motor hasil curian itu ke anggota Ditreskrim Polda Jatim. Saat keluar sepeda motornya, tanpa perlawanan mereka berdua ditangkap.

Saat ditanya polisi, keduanya mengaku sepoeda motor hasil kejahatan akan dijual. ”Uangnya untuk kebutuhan Lebaran,” papar EKO.

Kombes Polisi PUDJI ASTUTI Kabid Humas Polda Jawa Timur mengimbau masyarakat agar berhati-hati. Jelang Lebaran ini angka kejahatan jalanan meningkat. Masyarakat diminta mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan dengan selalu waspada dan antisipatif, memberikan kunci tambahan pada kendaraan dan menghindari jalur sepi pada malam hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar